Thursday, March 22, 2012

Romance Under the Tree Ch 1

Aku kembali ke Kerajaanku...

Disana aku muncul pada sebuah kota aneh yang dinding-dindingnya terlihat seperti serat-serat kayu. Suasana di kota itu sangat suram, mungkin karena warna gelap kumuh yang diberikan pohon tua itu, rasanya bagaikan melihat dunia melalui lensa kamera Vintage. Dan sepertinya suasana kumuh itu pun mempengaruhi masyarakat sekitarnya. Wajah mereka yang berlalu lalang dengan teman dan beberapa diantaranya dengan anak mereka, datar. Seakan tak ada kata ekspresi di dunia itu.

Aku menuruni sebuah tangga, menuju ke dalam pohon. Semakin gelap di dalam, namun mataku cukup terbantu oleh lampu berdiri yang memancarkan cahaya remang-remang seperti berasal dari kumpulan kunang-kunang. Aku langsung menuju ke sebuah pintu kecil, ketika aku membukanya, aku melihat semua teman-teman sekelasku di dunia nyata. Lafiays, LilPeacock, AgnFz, Denika, dan bahkan Akira pun disitu. Tentu saja beberapa diataranya adalah orang-orang yang tidak kukenal, tetapi aku tidak akan pernah melewatkan Arata, dengan Lab Coat warna putih yang sama dengan yang lain pakai (dan tentunya sama dengan diriku), ia dan Akira sedang mengerjakan beberapa dokumen. Aku hanya memberinya sebuah tatapan, yang pastinya tidak ia ketahui. Kemudian aku menuju ke pintu di sisi kanan meja kerja Arata, melewatinya tanpa sekalipun memberi lirikan.

Di dalam ruangan yang cukup luas itu, terdapat sebuah tabung raksasa yang melayang sekitar 50cm dari permukaan tanah. Tabung yang terhubung dengan ratusan kabel dengan berbagai ukuran, tabung yang berisi cairan yang bercahaya sehingga ruangan itu tersinari dengan sinar lembut hijau muda. Di dalamnya seorang Gadis tanpa pakaian, meringkuk, menanti ia terbangun. Aku menatap dirinya dalam-dalam, tersenyum bagaikan ibu yang melihat anaknya yang baru saja lahir. Gadis di dalam tabung itu berambut hitam panjang, berkulit putih susu, dan berbibir merah jambu, sungguh sulit dipercaya bahwa gadis itu tercipta dari kera Hybrid. Namun ia begitu cantik, begitu polos, tidak ada tanda-tanda yang menyatakan dia berasal dari makhluk primitif itu.

"Sebentar lagi dia akan kita lepas ke masyarakat" kata LilPeacock tiba-tiba menghampiriku. Aku hanya membalasnya dengan senyum.


To be Continued

No comments:

Post a Comment